200 Raja dan Sultan se-ASEAN Kunjungi Baubau

oleh

Beritaklick.com | BAUBAU – Bila tak ada aral melintang, 200 Raja dan Sultan di Nusantara dan ASEAN akan berkunjung di Kota Baubau. Kunjungan para raja dan sultan dalam upaya menghadiri ajang Festival Keraton Masyarakat Adat (FKMA) ASEAN IV Po-Lima yang dihelat pada 11-14 Juli 2019 mendatang.

Ajang silaturrahim para raja dan sultan se-ASEAN yang dipusatkan di Kota Baubau itu merupakan even internasional yang terbalut dalam promosi budaya dan pariwisata. Sehingga dapat dipastikan akan memiliki dampak yang sangat positif bagi pariwisata Indonesia khususnya Kota Baubau.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Baubau, Ali Arham menuturkan pihaknya tengah mempersiapkan segala kebutuhan dalam menyukseskan kegiatan Festival Keraton Masyarakat Adat (FKMA) ASEAN IV Po-Lima di Kota naga itu. Hingga saat ini pihaknya masih tengah fokus menyebarkan sejumlah undangan bagi para tamu yang akan berpartisipasi dalam gelaran adat Keraton se-Asia Tenggara itu.

“Kami masih mencoba menyusun undangan yang ditembuskan ke Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) yang selanjutnya akan undangan itu akan disebarkan di seluruh lembaga adat kerajaan dan kesultanan di tanah air dan negara ASEAN. Tak lupa pula Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) maupun Jaringan Kota Pusaka Seluruh Indonesia (JKPI) dipastikan akan diundang pula dalam perhelatan budaya itu,” tuturnya.

Kata dia, pihaknya memastikan FKMA VI akan lebih meriah dibanding FKMA sebelumnya. Apalagi, dalam pagelaran tersebut akan lebih menonjolkan unsur pariwisata sebagai upaya mempromosikan kebudayaan Indonesia khususnya Kota Baubau dimata dunia.

“Selain mempersiapkan venue yang megah nantinya, kami juga akan memberikan fasilitas yang baik untuk memanjakan para tamu agar dapat lebih nyaman lagi di Kota pemilik benteng terluas didunia ini. Kita juga sudah memiliki hotel yang cukup untuk tempat beristrahatnya para tamu nanti. Kalaupun masih kurang maka kita sudah siapkan rumah-rumah warga yang nantinya akan dijadikan home stay sementara hingga gelaran ini selesai,” tambahnya.

Saat ditanya kepastian Presiden Joko Widodo dalam membuka FKMA ke-VI pihaknya belum mendapatkan informasi. Hanya saja, pihaknya akan terus berkoordinasi untuk mendapat kepastian kedatangan RI 1 di Kota Baubau itu.

“Kami berharap agar seluruh masyarakat Kota Baubau dapat berpartisipasi mensukseskan kegiatan FKMA di Kota Baubau ini. Apalagi dampaknya sangat besar bagi kita semua baik dalam peningkatan ekonomi masyarakat bahkan kegiatan ini akan menjadi ajang promosi kita dimata dunia,” tutupnya. (m1/rs)