Bupati Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan SK peralihan CPNS Jadi PNS

oleh

Foto : Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat menyerahkan SK peralihan CPNS menjadi PNS pada salah seorang PNS di lapangan Kantor Bupati Konawe, Rabu (10/4). foto: ashry

Beritaklick.com – UNAAHA – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan SK peralihan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta penyumpahan sebagai PNS/Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe, Rabu (10/4).

Kenaikan pangkat ASN periode I April 2019 ini sebanyak 448 orang, peralihan CPNS menjadi PNS sejumalah 240 orang. Sedangkan CPNS Formasi 2018 sebanyak 140 orang.

Kery Berharap dengan penghargaan ini mampu bekerja melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

“Saya harap di instansi mereka bekerja pegawai senior bisa memberi contoh dan teladan kepada adik-adik junior CPNS yang baru, untuk senantiasa menjaga serta mempertahankan integritas, loyalitas kepada pemimpin. Disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab,” ujar orang nomor satu di Konawe ini.

Lanjut Kery, kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan dari Pemda Konawe untuk menambah motivasi kerja yang diimplementasikan dalam tugas sebagai ASN berdasarkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe.

“Penghargaan kenaikan pangkat dan peralihan menjadi PNS di tuntut bisa merubah pola pikir dari sistem manual ke sistem aplikasi. Ini bertujuan agar terwujudnya tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas,” tutur Kery dalam sambutannya di lapangan apel Kantor Bupati.

Selain itu, diperlukan juga sistem pemerintahan berbasis elektronik sebagai rujukan dari peraturan Presiden No 95 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Untuk CPNS Formasi 2018 yang baru sebelum menerima SK pengangkatan sebagai CPNS maka tunjukan kemampuan saudara dalam penggunaan alat elektronik, karena pengadaan CPNS tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Bupati dua periode ini menambahkan, CPNS diharapkan mampu menguasai teknologi yang semakin canggih sehingga dapat bekerja secara profesional dan berdaya saing.

“Mereka (CPNS, red) telah melamar sesuai formasi dan kuota. Jangan belum bekerja sudah minta pindah, maka dari itu saya sebagai Bupati tidak menyetujui perpindahan itu karena pengangkatan CPNS berpedoman pada Peraturan Menteri (Permen) No. 36 tahun 2018,” ujarnya.(p25/rs/idu)