Jelang Iduladha, Harga Cabai Meroket

oleh

BERITAKLICK.COM | KENDARI – Jelang Hari Raya Kurban Idul Adha 1439 H, harga Cabai di beberapa pasar kota kendari mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Harga cabai misalnya, jika sebelumnya dijual Rp 40 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp 60 ribi sampai Rp 70 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang cabaidi Pasar Lawata, Yuli (25) yang ditemui juga mengeluhkan kenaikan harga cabai ini. Menurutnya, kenaikan ini disebabkan kurangnya pasokan dari luar kota, seperti Kecamatan Kolono Timur dan Kabupaten Konawe Selatan.

Akibatnya, lantaran stok menipis sementar permintaan meningkat, para pedagang terpaksa kompak menaikkan harga.

“Permintaan cabe dan tomat meningkat sementara persediaan pengumupul di Baruga berkurang, terpaksa kami semua pedagang sepakat harganya dinaikkan,” ungkapnya.

Namun dampak kenaikan ini, kata Yuli, berimbas pada menurunnya daya beli masyarakat khususnya di Pasar Lawata Kota Kendari. Diakui, sebelum menaikkan harga, dia biasanya menjual Rp 10.000 – Rp 20.000 perkilo cabai dan bisa habis dalam sehari puluhan kilogram. Namun dengan harga yang meroket, dalam sehari dia hanya bisa menjual 4 sampai 8 kg.

“Langgananku banyak yang mengeluh karna harganya mahal, terpaksa meraka kurangi jumlah belanjaannya,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikeluhkan Zainuddin, pedagang di Pasar Anduonohu. Menurutnya, dalam sehari cabai yang laku terjual tidak sampai 10 Kg. Padahal sebelum harga cabai sampai dikisaran Rp 60 ribu – Rp 70 ribu, dia bisa menjual cabai hingga 20 kg dalam sehari.

“Sedikit memang cabai yang masuk, jadi terpaksa kita kasi naik harga juga. Risikonya pembeli menurun,” keluhnya. (p1/ian)