Yayasan Al-Fath Kendari Cetak Siswa Berprestasi

oleh

Foto: Suasana pose bersama Ketua Yayasan, guru, orang tua dan siswa Al-Fath Kendari.

Beritaklick.com | KENDARI – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Yayasan Al-Fath Kendari yang bergerak dibidang pendidikan kembali melaksanakan kegiatan ramah tamah sekaligus penerimaan rapor tahun ajaran 2018/2019, baik pada jenjang Raudatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), di Aula Bertakwa, Kantor Walikota Kendari, Sabtu (29/6)

Ketua Yayasan Al-Fath Kendari, Syamsul Marhalim mengatakan, kegiatan ramah tamah merupakan ajang tahunan guna memberikan dukungan kepada orang tua dalam melihat berbagai prestasi yang diraih anak-anaknya selama menempuh pendidikan.

“Ini juga sebagai ajang untuk memberikan motivasi, penguatan kepada para siswa yang sudah menamatkan diri di Al-Fath yang ingin lanjut ke perguruan tinggi,” ungkapnya kepada media.

Syamsul mengaku, sekolah yang dipimpinnya mengalami perkembangan dan telah mengukir berbagai prestasi. Diantaranya, mendapat nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) se Kota Kendari, urutan ke 5 se Sultra, 2017/2018 serta peraih nilai tertinggi yakni dengan nilai 96 keatas pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mata pelajaran Bahasa Indonesia 2018/2019 tingkat MTs di Kendari.

“Saya berharap, dengan torehan prestasi yang diraih semoga dapat membawa nama baik Al-Fath di masyarakat. Mengingat kita mempunyai nilai jual yakni menanamkan nilai-nilai kejujuran baik ujian dan lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Syebielza Bahma Inzaniah selaku siswi yang baru penamatan di Al-Fath mengucapkan banyak terima kasih kepada kedua orang tuanya yang sudah menyekolahkannya di sekolah yang mengutamakan kejujuran dan menekankan pengafalan kitab suci Alquran.

Syebielza Bahma Inzaniah mengungkapkan, Al-Fath merupakan sekolah yang menanamkan ilmu yang akan menyelamatkan baik di dunia maupun di akhirat.

“Saya sendiri sudah menghafal 15 juz yang bisa digunakan untuk dunia, akhirat. Apalagi guru dan siswa saling menyayangi dan menghormati satu sama lain, dengan begitu kita semakin lebih dekat dan menurut saya pembinaan di Al-Fath tidak dapat disekolah lain,” ucapnya.

Selain itu, orang tua Syebielza yang turut menghadiri kegiatan, Prof Andi Bahrun bersyukur dapat menyekolahkan anaknya di Al-Fath. Pasalnya, dirinya melihat pola pendidikan terkait kurikulum yang diterapkan dengan mengutamakan nomor satu kejujuran.

“Terutama diwujudkan dalam proses penyelenggaraan ujian yang jujur, inilah yang membuat saya jatuh cinta. Kemudia, ada pola-pola pengajaran yang baru seperti sekolah lainnya. Terbukti tidak hanya akademik, melainkan lomba yang sifatnya minat bakat tidak jarang mengukir prestasi,” ungkap Rektor Unsultra itu.

Kata dia, tamatan Al-Fath sudah ada yang melanjutkan pendidikan k dibeberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia. Dirinya berharap Al-Fath terus berkreasi dan berinovasi sehingga kedepan menjadi besar dan menjadi kebanggaan masyarakat, daerah, serta pemerintah pusat.

Untuk diketahui, siswa yang mengikuti penamatan diberbagai jenjang yakni tingkat RA 16 orang, MI sebanyak 16 orang, MTs sebanyak 16 orang, MA sebanyak 8. Sedangkan, yang menerima rapor sebanyak 300 orang. (rs)