Jelang Ramadan, Cobalah Barbeque Daging Kambing Sebagai Menu Berbuka

oleh

Foto: Middle East Food. Pengunjung sedang mencicipi barbeque daging kambing.

Beritaklick.com | Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Untuk memanjakan perut setelah seharian berpuasa, tentu menyantap hidangan istimewa adalah keharusan. Salah satu makanan yang bisa dicoba adalah barbeque atau barbecue daging.

Tapi, barbeque daging seperti apa ya yang direkomendasikan untuk menu buka puasa?

Sama dengan steak, barbeque memiliki tingkat kematangan. Chef Botani Restaurant Riki Maulana menjelaskan, medium well sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi. Termasuk jika Anda ingin menjadikan dish barbeque sebagai menu buka puasa bulan depan.

Menurut chef kelahiran Bogor itu, medium well memiliki kematangan yang pas. Tidak mentah. Aman untuk perut yang kosong setelah seharian berpuasa.

”Kalau tingkat well done, rata-rata daging akan kehilangan cairannya. Jadi, nggak juicy lagi. Sementara, untuk medium rare, daya tahan tubuh orang puasa nggak bagus kan. Jadi agak lemah,” jelas pria 40 tahun tersebut.

Bicara tentang daging barbeque sebagai menu berbuka, Anda bisa mencicipnya ala middle east saat Ramadan. Assistant Marcom Manager Hotel Holiday Inn Kemayoran Gracia Stefani menjelaskan, barbeque menjadi salah satu dish yang masuk konsep arabian night pada Ramadan.

Setiap hari, para pengunjung bisa menikmati barbeque dan menu-menu Middle East. ”Nuansa Middle East terasa kental di Holiday Inn,” ungkap Gracia Stefani.


Foto: Middle East Food. Sajian barbeque daging kambing saat Revealing Iftar Holiday Inn. Foto:Adi Ibrahim/JawaPos.

Salah satunya barbeque daging kambing. Chef Executive Holiday Inn Kemayoran Wanda Gunawan menjelaskan untuk menu barbeque daging kambing akan lebih menekankan pada seasoning yang kuat.

Sebab salah satu kekuatan dish barbeque adalah seasoning yang kuat ketimbang grill. Teknik mengolah daging yang digunakan pun berbeda dengan grill.

”Kalau barbeque, lebih smoke ya. Bisa juga pakai wood. That’s the real barbeque,” terangnya dalam acara Revealing Iftar Holiday Inn kemarin (24/4).

Lalu bagaimana dari sisi kesehatannya?

Dokter gizi Dandi Cahjadi mengungkapkan, kandungan protein daging kambing sangat melimpah. Jadi, Anda harus bijak ketika mengonsumsinya.

”Hindari minuman yang terlalu manis saat menyudahi makan daging kambing,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos.

Menurut dia, daging kambing cocok untuk dijadikan makanan berat dalam break fasting. Anda bisa menyantapnya dengan atau tanpa nasi.

”Kalau ingin menggoreng, hindari pemakaian minyak berlebih dan pakai berulang,” jelasnya. (jpc)