Dua Pelaku Pengeboman Polisi di Walengkabola Tertangkap, Dua Pelaku Lainnya Masih Buron

oleh

Dua pelaku pengeboman petugas di perairan Walengkabola kec tongkuno kab muna saat dibawa ke Polres Muna, Jumat (28/6). Foto : Isra

Bertitaklick.com | RAHA – Polisi akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pengeboman terhadap perahu yang digunakan oleh anggota Polsek Tongkuno bersama aparat desa Oempu Kecamatan Tongkuno saat melakukan kegiatan patroli illegal fishing di perairan Walengkabola Kecamatan Tongkuno, akhir Januari lalu.

Setelah buron lima bulan lamanya, Jumat (28/6) sekitar pukul 04.30 Wita, tim Reskrim dan Intelkam Polres Muna dibeckup personil anggota Polsek Tongkuno, berhasil menangkap dua pelaku, La Buhu dan La Ana. Kedua pelaku masih berstatus ayah (La Buhu) dan La Ana (anak).

Dipimpin KBO Reskrim, IPDA Muh. Nexon Ode Bio, pertama kali menangkap La Ana dirumahnya di Kelurahan Bombana Wulu Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah (Buteng), kemudian dilanjutkan dengan penangkapan terhadap pelaku La Buhu di tempat persembunyianya di hutan Lowu-Lowu,tepatnya di rumah kakanya.

Polisi kini masih memburu dua pelaku lainnya, La Edu dan Ferli yang saat ini dikabarkan melarikan diri di Nabire. Para pelaku diduga melakukan percobaan pembunuhan terhadap dua anggota Polsek Tongkuno dan dua warga Desa Oempu, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna dengan cara melemparkan bahan peledak jenis bom ikan pada perahu tim satgas saat melakukan patroli di perairan Oempu Walengkabola 30 Januari lalu.

Saat melakukan aksinya, keempat pelaku berbagi peran, dimana La Buhu berperan sebagai motoris perahu dan tukang selam untuk mencari kurumunan ikan di pantai Walengkabola. La Edu sebagai pelempar bom, Ferli sebagai tukang dayung perahu dan La Ana hanya duduk-duduk diatas perahu.

Menurut keterangan La Buhu, mereka baru pertama kali akan melakukan aksi pengeboman ikan di perairan Walengkabola. Saat itu mereka belum sempat melakukan pengeboman, karena baru saja selesai merakit bom ikan. Namun sebelum melakukan aksinya, mereka tiba-tiba kepergok tim satgas yang sedang berpatroli dan petugas saat itu langsung mengeluarkan tembakan peringatan yang membuat mereka panik dan ketakutan.

Karena panik, La Buhu kemudian menginstruksikan untuk melemparkan bom ikan tepat ke perahu yang ditumpangi petugas yang menyebabkan perahu pecah dan penumpangnya mengapung, sehingga La Buhu Cs berhasil melatikan diri dan buron selama lima bulan. “Selama lima bulan saya hanya tinggal di rumah kakak saya,”aku La Buhu.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga menerangkan, pihaknya telah lama mengejar para pelaku. Hanya saja mereka selalu berhasil meloloskan diri. Para pelaku dijerar pasal berlapis, yakni percobaan pembunuhan dan UU darurat dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (sra/rs/adm)