Fahri Restui Ahmad Baso Maju Pilkada Konsel

oleh

Foto: Ketua DPD Partai Gelora Konawe Selatan Ahmad Baso (kiri) bersama Ketua DPW Partai Gelora Sultra Tumaruddin.

KENDARI – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah terus mendorong kader-kader Partai Gelora di seluruh tanah air, untuk tampil bertarung di momentum Pilkada 2020.

Tak terkecuali di Provinsi Sultra yang akan menyelenggarakan Pilkada di tujuh daerah, yakni Konawe Selatan, Muna, Wakatobi, Koltim, Konkep, Konut dan Butur.

Di kabupaten Konawe Selatan, Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Konawe Selatan Ahmad Baso memastikan diri untuk maju bertarung di Pilkada Konsel 2020.

Niatannya tampil menjadi calon bupati di kampung halamannya langsung mendapat restu dari Fahri Hamzah.

Bahkan Fahri menginginkan Ahmad Baso bergerak cepat menyambut momentum tersebut, tak perlu menunggu tahapan Pilkada dibuka secara resmi oleh penyelenggara. Apalagi yang bersangkutan maju di jalur independen.

“Kita restui, dan tentu kita dukung atas semangatnya tampil dalam pesta demokrasi di daerah. Ini membuktikan kader Partai Gelora bahkan sudah siap menyambut momentum ini (pilkada),” ujarnya melalui WA, Jumat (29/11).
Ditempat terpisah, Ketua DPW Partai Gelora Sultra Tumaruddin menyambut gembira langkah kader Partai Gelora yang sudah siap tampil di Pilkada, salah satunya di Pilkada Konsel.

“Kita mengharapkan kader-kader tampil di momentum ini, ini sekaligus membuktikan kader kita sudap siap, meski kita partai yang baru dibentuk,” ujarnya.

Majunya Ahmad Baso melalui jalur independen, menurutnya hal tersebut menunjukkan lompatan politik kader yang cukup matang. Sebab diketahui bersama, Partai Gelora memang belum bisa mengusung kader maju Pilkada, tetapi hal itu tidak membuat langkah kader terhenti.

Melalui jalur independen yang tersedia, kader Gelora bisa menunjukkan kiprahnya maju di Pilkada. “Meski lewat jalur independen, tapi di Partai Gelora kita dukung penuh,” tuturnya.

Sementara itu, Ahmad Baso menuturkan kesiapannya maju di Pilkada Konsel sudah final, tidak ada kata mundur.

“Saya ini realisitis, kalau jalannya, saya akan maju lewat jalur independen bersama partai Gelora. Karena kita tidak tahu dinamika politik ke depan,” katanya saat ditemui ke Kendari, kemarin.

Saat ini, dirinya terus mengumpulkan dukungan KTP dari warga Konsel. Dukungan KTP dalam jumlah tertentu menjadi syarat wajib seseorang bisa menjadi peserta pemilu lewat jalur independen. (wan)